Widastra menyampaikan," UU No 17 tahun 2012, waktu yang diberikan untuk melakukan penyesuaian AD selama 2 (dua) tahun, tahun 2015 AD (Anggaran Dasar) yang koperasi miliki harus berubah". Pada saat melakukan amandemen AD, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, pertama ketentuan setoran pokok dan sertifikat modal koperasi, kedua jangan membuat AD bertentangan dengan UU, otomatis tidak disahkan oleh Notaris, ketiga pada RAT tahun buku 2014 ada dua berita acara yang harus ada, berita acara rapat anggota dan berita acara pengesahan AD/ART, keempat Puskopdit BAG akan tetap mendampingi primer selama amandemen AD ini karena Puskopdit BAG telah menyediakan Tim Advokasi Amandemen AD, kelima dalam amandemen perlu dicermati tugas pengurus/pengawas karena tumpah tindih, kelima Notaris hanya mengesahkan AD, kalau belum sempat amandemen ART, buat peraturan khusus, keenam buat tim kecil untuk amandemen AD, ketujuh tidak ada calon anggota, peran pengurus/pengawas/manajemen tidak boleh merangkap.Wayan Ceblos, Manajer Puskopdit BAG menyampaikan, "RAT Puskopdit BAG Tahun Buku 2013 dilaksanakan di Wisma Inkopdit Jakarta pada tanggal 25 - 27 April 2014 dan mengharapkan primer anggota Puskopdit BAG mengirim 3 (tiga) orang utusan (ketua pengurus, ketua pengawas dan manajer), Puskopdit menanggung akomodasi_konsumsi, transportasi dari Soeta_hotel (PP) dan kontribusi wisata dan bertemu dengan Pengurus Inkopdit sedangkan primer menanggung tiket pesawat, uang saku utusan"
Wayan Puger dalam sosialisasi tim monev menyampaikan, " audit yang dilakukan Puskopdit BAG berbeda dengan audit yang dilakukan akuntan publik". Audit Puskopdit lebih detail mencakup keuangan dan keseluruhan organisasi didalamnya (aura dari dalam), sedangkan audit akuntan publik hanya bermanfaat apabila kita berhubungan dengan pihak ketiga.
Emanuel Frans Supriyanto, Ketua Koperasi Cunion Bali menyampaikan,"Untuk memperoleh Laba, kekuatan tertinggi adalah pada etika". Untuk menjaga kelangsungan lembaga, pengurus/pengawas dan pengelola jangan sampai menanggalkan etika untuk memperoleh laba. Selama ini pola pikir kita, Laba = Pendapatan - Biaya, bagaimana kalau kita balik pola pikir kita?, Laba = tetesan keringat untuk membantu orang lain. Otak kanan (intuisi/perasa) dan otak kiri (logika/matematis) harus ada keseimbangan, bukankah kita sudah ada 4 pilar Kopdit, pilar kempat (inovasi) mengharuskan kita mempergunakan otak kanan. Koperasi Cunion Bali berani tampil dibali karena dukungan penuh dari Pak Robby Tulus, beliau orang nomor satu pendiri credit union tahun 1970-an. Koperasi Cunion Bali merupakan koperasi konsumsi credit union kedua setelah Kalimantan (Merior) dan Camon (Maluku) yang ketiga. Pada prinsipnya, uang kita persembahkan pada masyarakat bukan kapitalis. "Saat ini cunion bali belum menunjukkan prestasi gemilang, 3 (tiga) tahun perjalanan pasti untung, kami optimis, "ujar Frans lugas.Permasalahan - permasalahan yang dihadapi oleh kopdit primer Puskopdit BAG akan slalu di backup oleh Puskopdit Bali Artha Guna baik dukungan moral maupun materi.
Rapat Pleno Puskopdit Bali Artha Guna ditutup dengan santap siang dengan diawali doa penutup dipimpin oleh Manajer Kopdit Kubu Bingin (Dewa Ayu Putriani)



