SUBSCRIBE

Puskopdit BAG Adakan Audit dan Monitoring di CU Kubu Bingin

Audit dan monitoring sudah menjadi budaya untuk menilai suatu kinerja organisasi credit union. Selama dua hari (17 - 18 Januari 2011) CU Kubu Bingin telah diaudit dan dimonitoring oleh Puskopdit BAG dengan timnya didampingi pengurus ( Wayan Sukra) dan pengawas (Sudarsono).

Pada hari ke -2 (18 Januari 2011) Pukul : 15.30 Wita auditor Puskopdit BAG (Wayan Ceblos, S.E. dan I Gusti Parwata) menyampaikan hasil temuanya selama 2 hari mengadakan audit dan monitoring kepada Pengurus dan pengawas CU Kubu Bingin untuk ditindaklanjuti dan diperhatikan. Dalam paparannya mereka menyampaikan bahwa audit dan monitoring yang dilakukan bukan mencari kesalahan atas kinerja pengurus/pengawas dan manajer untuk tahun buku 2010 tapi sebagai langkah acuan untuk melangkah selanjutnya apalagi terkait dengan adanya kepengurusan baru ditahun ini. Bagaimanapun sebagai auditor kami tidak mengetahui secara keseluruhan (sekecil-kecilnya), pengurus/pengawas yang lebih tahu atas situasi yang ada di CU Kubu Bingin. Sebagai Tim Auditor Puskopdit mengucapkan terima kasih atas waktu dan kerjasamanya selama kami melakukan audit, besar harapan kami kedepan CU Kubu Bingin mempunyai pengawas yang kompeten (Puskopdit BAG siap memfasilitasi untuk mengadakan diklat kepengawasan di CU Kubu Bingin).

Respon pengurus/pengawas dan manajer sangat baik atas temuan dari auditor tersebut. Mereka mengucapkan banyak terima kasih atas solidaritas Puskopdit BAG mengaudit CU Kubu Bingin. Pesan auditor, "Jika sudah besar jangan lupakan solidaritas kita dengan gerakan"

Apa Tolak Ukur Penilaian Kinerja Manajer CU?

Suatu kasus ada temuan dari atasan (sebut saja SI A) saat pengecekan administrasi absensi, manajer (Sebut SI B) dibeberapa tempat ada yang kurang disiplin (telat datang kekantor). Pada suatu hari SI B ini dipanggil atasan "Kenapa anda datang kekantor sering telat?" SI B ini menjawab : "Saya harus melayani anggota dirumah (disekitar wilayah tempat tinggal saya karena mereka meminta pelayanan saya), "jawabnya lirih". Mengapa harus anda yang melayani, anda kan masih punya bawahan? kenapa anda tidak datang pagi saja kekantor dahulu untuk absensi kemudian mengulang lagi u/ melayani anggota tersebut atau anda bisa menugaskan bawahan anda untuk mengambil tagihan itu? SI B menjawab lagi : anggota minta pelayanan saya dan mereka datang konsultasi kerumah, apakah saya harus meninggalkan mereka dan datang kekantor untuk absen sementara situasinya seperti itu dan kadangkala mereka menitip transaksi karena karyawan tidak bisa melayani mereka karena situasi juga (anggota kerja), pada saat bawahan berkunjung kerumah. Kadangkala Manajer mendapat telepon dadakan dari anggota "agar berkunjung kerumahnya" apakah ia menabung/membayar angsuran pinjaman. Kadang ketemu dijalan bisa terjadi transaksi pembayaran.

Manajer sering dituntut efisensi waktu dan biaya, bagaimana caranya mengatur agar semua berjalan dengan baik.

Manusiawi juga ada anggota yang kritis "hanya mau menabung dan angsur pada manajer" terlepas dari argumentasi mereka tapi inilah realita. Tingkat kepercayaan anggota memang terkadang lebih tinggi kepada manajer daripada ke karyawan (survey dilapangan), kadangkala anggota menabung pada kolektor mereka akan nelpon ke SI B (manajer), apakah uang saya sudah diterima / masuk ?

Secara aturan / mekanisme memang datang telat (kurang disiplin) akan tetapi hendaknya seorang atasan (Pengurus/Pengawas) bisa membaca situasi dilapangan, melihat realita yang ada. Sebagai seorang manajer, kita ingin memberikan yang terbaik untuk lembaga dan anggota. Pelayanan yang prima kepada anggota merupakan nilai jual untuk bersaing dijaman globalisasi. Seorang manajer tidak hanya duduk manis dibalik layar kadang ia juga perlu kelapangan (kros cek tanpa sepengetahuan karyawan untuk mencari informasi) sehingga ia bisa memberikan masukan kepada bawahan tentang hasil kerja mereka dilapangan dan disini manajer akan banyak menerima keluhan dari anggota.

Disinilah peran seorang manajer, pada suatu hari dia bisa sebagai pemimpin dan suatu ketika dia sebagai seorang pelayan. Sangat berbeda peranannya dengan seorang karyawan karena dia seorang pekerja. Seorang manajer, ia memikirkan kelangsungan lembaga, mempertahankan citra dan tanggungjawab.

Apakah dengan datang pagi kekantor terus duduk manis diatas meja disebut seorang manajer yang teladan? Apakah cukup disitu tolak ukur menilai suatu kinerja seorang manajer? Pada saat manajer juga pulang paling akhir pernah diperhitungkan? Pernahkah kinerja manajer diberikan penghargaan? Manajer kerja lembur juga tidak mendapat uang lembur tapi ia tetap melakukan pekerjaannya dengan penuh tanggungjawab.

Kenapa saat ia datang telat terus dipermasalahkan, padahal ia melakukan ini u/ memberikan pelayanan yang terbaik untuk anggota"bukan membela diri". Inilah keluhan yang sering terdengar dari manajer.Bukan berarti manajer "benar 100 %" dengan argumentasinya, tentunya atasan (pengurus/pengawas) melihat riil dilapangan seperti apa.

Memang betul "manajer" harus bisa memberi contoh / teladan yang baik untuk bawahannya (karyawan) sehingga karyawan tidak mengikuti jejaknya (datang kekantor juga telat). Dalam situasi tertentu pasti ada tenggang rasa tapi jika rutinitas sering terlambat itu jelas kurang disiplin. Memang mengungkap "ALASAN" itu pembelaan diri namun seorang atasan juga perlu tahu "Alasan" untuk mengungkap kebenaran sehingga bisa memberikan selusi.

Disinilah dituntut kecerdasan seorang manajer, dia sebagai seorang yang harus memberikan tauladan/contoh yang baik untuk bawahan, disituasi lain ia juga harus menjaga image/citra organisasi/lembaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada anggota dan ia juga nyaman dengan kesehariannya sebagai seorang manajer (bukan beban).Posisi seorang pemimpin memang serba dilematis, ada yang suka gaya kepimpinannya dan ada juga yang tidak puas dengannya. Semakin tinggi kedudukan seseorang bukannya ia semakin dihormati namun secara lahiriah dia paling rendah posisinya (ia melayani semua).

Seorang manajer itu serba "Terjepit" begini salah, begitu salah. Atasan menekan, bawahan menerkam (gosip). Tapi terlepas dari semuanya kita hidup untuk melayani sesama. Pada dasarnya semua akan berjalan baik dan lancar jika ada saling pengertian, memahami satu dengan yang lain, komunikasi yang baik sehingga tidak mudah dipengaruhi / dihasut oleh orang lain yang ingin "mencari keuntungan" dan memecah persaudaraan yang telah kuat.

Nilai plus yang kurasakan saat bergabung dengan Kubi....

Banyak keuntungan menjadi anggota, antara lain : meminjam. Saya sudah membuktikan dengan menjadi anggota dan saya mendapat kemudahan dalam meminjam uang untuk mengembangkan usaha yang saya kelola saat ini, antara lain :

1. Kredit mobil = membeli mobil dengan cara kredit sangatlah mudah karena mobil itu saya sewakan lagi kepada orang lain .
Dengan cara inilah saya bisa membayar/mengelola keuangan dengan baik.

2. Usaha patung = karena ingin lebih kreatif, saya bersama suami juga mengembangkan usaha kecil dalam hal patung. Dengan meminjam modal di Koperasi Kredit “Kubu Bingin” saya bisa membeli mesin pemotong kayu dan yang lainnya dengan mudah sehingga hasil kerja menjadi lebih meningkat dan langsung bisa disetorkan ke art shop – art shop yang sudah terjalin kerjasamanya.

Sekilas Perjalanan Bisnis Keluarga Kami didunia Patung
Kami memulai usaha patung (abstrak) dari tahun 1994. Awalnya hanya sebagai buruh borongan. Mengingat hasil karya kami tepat waktu dan berkualitas, akhirnya kami menerima orderan cukup besar. Dari order tersebut kami memutuskan untuk lepas jadi buruh borongan, beralih menjadi usaha sendiri. Kami beli kayu sendiri dan diolah menjadi barang jadi. Kami menerima orderan tetap dari Arshop MAORI Tegalalang dan Arshop MERDI di Batuan Sukawati dan juga artshop lainnya. Kami menawarkan beberapa contoh model barang abstrak ke artshop-artshop. Model yang dipilih, langsung diorder kerumah kami. Biasanya minimal orderan 100 pcs dengan berbagai model dan ukuran (min. 20 Cm).
Jika anggota berminat hubungi kami : di Br. Abianseka – Mas – Ubud, Telepon : 0361-982261, HP : 081 337 421 123

Itulah sedikit pengalaman saya dengan menjadi anggota Koperasi “Kubu Bingin”, sangat diberi kemudahan dalam segala hal. Terima kasih Koperasi Kredit “Kubu Bingin”, Teruslah berkarya untuk kemajuan anggota, sukses selalu (Simen)

Sebuah Perjalanan Hidup

Seulas cerita singkat dari sebuah keluarga yang dilanda musibah. Pada awalnya keluarga itu hidup damai dan boleh dikatakan cukup untuk membiayai hidupnya dan pada suatu hari terjadi musibah didalam keluarga itu. Anak buahnya meninggalkan semua dan perusahaanpun ikut hancur.

Dengan seketika istrinya jatuh sakit sampai berbulan-bulan tak kunjung sembuh. Keluarga tersebut mempunyai 2 orang anak. Anak pertama yang melihat ibunya terbaring dan tak berdaya menangis sedih sambil mengusap-ngusap tubuh ibunya yang kurus dan berdoa kepada Tuhan supaya ibunya lekas sembuh dan diapun berkata, “ Ibu jangan tinggalkan kami berdua ya bu ?”. Setelah mendengar doa kedua anaknya, ibu yang tak berdaya itu melawan sakit yang ada ditubuhnya. Hari demi hari dilewatinya dengan tabah dan sabar dengan kekuatan imamnya pada akhirnya mendapatkan kesembuhan. Walaupun sudah sembuh bukan berarti selesai, masih ada lagi yang harus dirasakan lebih berat lagi karena uang dan pekerjaanpun tidak punya.

Pada suatu hari datang dewa penyelamat dari Koperasi Kredit Kubu Bingin memberi semangat dan mengulurkan dana walaupun nilainya sedikit, tapi bagi ibu tersebut adalah obat yang luar biasa. Bersamaan bantuan tersebut, ada yang meminjamkan tempat untuk berjualan. Nah dengan uang tersebut dikelola dengan baik. Mulailah ada secerah sinar didalam keluarga tersebut tapi tak diduga ada musibah lagi menimpanya. Si ibu sakit lagi sampai sebulan dan ekonominya tersendat-sendat lagi. Setelah mulai sembuh ibu tersebut bangkit dan mulai berjualan dengan sisa - sisa dagangannya yang ada. Datanglah keajaiban dengan tidak sadar, berhenti berjualan daging dan sayur mayor, sekarang beralih ke alat-alat banten. Nah dari sini mulai ada secerah sinar terang untuk maju kedepan.

Kepada Pengurus Koperasi Kredit Kubu Bingin, kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih.

NB : tapi ingat jangan dilepas dulu ya, kami masih butuh bantuan dan bimbingan.(Bu Sari)

Rapat Evaperca CU Kubi Luar Biasa

Pada hari Sabtu (4 Des 2010) CU Kubi melaksanakan Rapat Evaperca (Evaluasi dan Rencana Kerja Tahun buku 2011) berlokasi di Rumah Topeng dan Wayang Kubu Bingin, Jl. Tegalbingin - Br. Tengkulak Kemenuh - Sukawati - Gianyar. Yang hadir dipertemuan tersebut adalah perwakilan dari anggota, pengurus, pengawas dan manajemen CU Kubi. Pelaksanaan Evaperca berlangsung selama 8 jam (Pukul : 09. 00 - 17.00 Wita).

Peserta sangat antosias menanggapi laporan pengurus/pengawas bahkan sangat teliti, apalagi saat pembahasan poljak dan rencana kerja /RAPBK Tahun Buku 2011. Debat hebat terjadi saat pembahasan tersebut, tidak ada suasana hening. Anggota yang satu dan yang lainnya saling memberikan argumentasi bahkan mereka shering tentang pengalaman mereka dilembaga keuangan lainnya untuk bahan input di CU Kubi kedepan.

Sungguh luar biasa Evaperca yang ke - 2 ini. Kami sangat senang atas respon anggota yang begitu bagus dan kontrol mereka terhadap perkembangan CU Kubi patut diacungkan jempol. Mudah - mudahan apa yang disepakati dalam evaperca tersebut membawa kemajuan dan perkembangan CU Kubi kedepan. Sukses slalu untukmu ....CU Kubi....! Bersama menuju sejahtera.

Acara Kebersamaan Puskopdit BAG

Pada hari Sabtu, 11 Desember 2010 merupakan tonggak bersejarah bagi keluarga besar Puskopdit BAG. Melibatkan seluruh manajemen, pengurus dan pengawas dari 21 primer dibawah naungan Puskopdit BAG. Kantor Kopdit/CU pada hari tersebut ditutup, rutinitas kegiatan Kopdit dihentikan selama sehari penuh, ini sebagai komitmen primer untuk mendukung kegiatan Puskopdit BAG.

Acara kebersamaan yang pertama kali digelar ini bertujuan untuk memperingati hari jadi Puskopdit XV, meningkatkan silahturahmi antar gerakan, refreshing dll. Beraneka ragam acara disajikan untuk memeriahkan acara tersebut. Ada beberapa perlombaan yg digelar diantaranya :

1. Lomba Yel - yel,

2. Lomba Tarik Tambang Beregu,

3. Jalan santai (door prize)

Selain lomba, acara juga dimeriahkan oleh kehadiran Bondres yang cukup membuat peserta tertawa/refresh. Moment ini sangat dinantikan kembali oleh anggota primer se - BAG. Semoga Puskopdit BAG kedepannya semakin jaya sehingga semakin dapat memenuhi harapan anggota. Sukses slalu BAG.....!

Sosialisasi Koperasi Kredit Kubu Bingin Untuk Anggota dan Calon Anggota

Pada hari Sabtu, 13 Nopember 2010 telah dilaksanakan Sosialisasi ke-2 Kopdit Kubu Bingin untuk anggota dan calon anggota, berlangsung selama 4 jam dengan jumlah peserta 14 orang dengan fasilitator : Jerry Manurip dan Dewa Ayu Putriani, bertempat di Lantai II Gedung Kopdit Kubu Bingin.

Sosialisasi ini dilaksanakan melihat kondisi anggota yang sangat sibuk/waktunya sangat berharga. Sosialisasi ini dikemas cukup menarik sehingga materinya lebih bersifat teknis . Dengan adanya sosialisasi ini bukan berarti pelaksanaan Diklat dasar Kopdit ditiadakan namun akan tetap dilaksanakan minimal sekali dalam setahun. Melalui diklat/sosialisasi kita akan mendapatkan bibit - bibit kepengurusan masa depan sehingga Kopdit Kubu Bingin tidak miskin kaderisasi pengurus.

Tujuan dari dilaksanakan sosialisasi ini agar anggota / calon anggota mempunyai pemahaman yang dalam tentang koperasi kredit. Selama ini pemahaman masyarakat bahwa keuntungan menjadi anggota koperasi hanya simpan dan pinjam. Melalui sosialisasi ini harapan Kopdit Kubu Bingin, anggota menyadari akan hak dan kewajibannya, mengetahui secara jelas semua produk - produk kopdit/keunggulan Kopdit Kubu Bingin, saling mengenal anggota satu dengan yang lainnya, bisa mamanage keuangan/ABK (Anggaran Belanja Keluarga), tidak berfokus untuk meminjam, menabung prioritas utama dan lain sebagainya

Harapan anggota dapat terpenuhi "sejahtera" apabila anggota menyadari bahwa peranan ia di kopdit sangat tinggi, selain menjadi anggota, ia adalah pemilik sekaligus pengguna jasa. Wadah yang ada yaitu Kopdit Kubu Bingin adalah suatu tempat menyatukan visi dan misi anggota.
Semoga dengan rutinas sosialisasi yang dilakukan oleh Kopdit Kubu Bingin setiap 3 bulan sekali akan membawa dampak untuk peningkatan kualitas aset dan kuantitas anggota. Jayalah Kopditku, Sejahtera Anggotaku!

Sejauh Mana CU Kubi Memproteksi Anggotanya...?

Ditengah - tengah persaingan yang sangat ketat didunia perkoperasian, CU Kubu Bingin mencoba memberikan nuansa berbeda kepada anggotanya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota sebagai bukti kongkrit bahwa CU Kubu Bingin bukan hanya bisa berfokus pada lembaga saja namun tetap komitmen terhadap kesejahteraan anggota. Aplikasinya ditunjukkan secara nyata sebagai wujud kualitas kerja manajemen dan pengurus.
Apa terobosan manajemen dan pengurus mensejahterakan anggota? Kami ingin memberikan proteksi (ASURANSI KECELAKAAN DIRI) untuk anggota. Kami memilih bekerjasama dengan PT Chartis Indonesia (AIA) dibawah naungan AIG LIFE AGENCY.
Kenapa kami memilih AIG LIFE AGENCY sebagai patner kerja kami? Pengelola AIG (Richard Lengkong) adalah salah satu anggota potensial Kubi. Kami ingin usaha anggota berkembang/maju dan ada kerjasama yang saling menguntungkan antara credit union/kopdit dengan anggota. Dengan adanya hubungan yang lebih akrab harapan kerjasama ini berjalan lancar.
CU Kubu Bingin mulai mengasuransikan anggota pada bulan Maret 2010 dengan data anggota perakhir Maret 2010 dan berlaku selama 1 tahun. Asuransi kecelakaan diri ini sudah mendapatkan kesepakatan dari anggota saat RAT IX tahun buku 2009. Berjalan 3 bulan, 3 orang anggota kami mengalami musibah, dengan kasus musibah yang berbeda. Ada yang kecelakaan dijalan raya (Bu Jero Rama - Pejeng), tersengat setrika panas (Bu Wy Simen- Mas Ubud) dan tertusuk pisau tajam (Jero Sutini - Pejeng).
Apa saja syarat - syarat klaimnya..?
1. Foto copy KTP
2. Kwitansi berobat/rawat inap terkait dg kejadian
Setiap kejadian ditanggung berapa..?
Maksimal tanggungan perkejadian Rp 2.500.000,00
Berapa lama proses pencairan klaim? menurut pengalaman kami tidak terlalu lama, asalkan administrasi lengkap (1-2 bulan). Dana yang sudah cair akan ditransfer ke rekening BCA Kubu Bingin dan di pembukuan CU Kubu Bingin dimasukkan sebagai setoran Sibuhar Anggota yang bersangkutan. Apabila dana sudah cair, staff akan menginformasikan secara cepat kepada anggota baik melalui telepon ataupun kolektor.
Bagaimana tanggapan anggota yang menerima asuransi ini? Mereka merasa bangga sebagai anggota CU Kubu Bingin, mereka merasa diperhatikan walaupun mereka orang kecil. Fasilitas yang diberikan CU Kubi betul - betul lengkap. Ada hotspot, Daperma, asuransi kecelakaan, Dana Sosial, Simpan - Pinjam, acara kebersamaan, pendidikan/pelatihan dll. Sebagai anggota kami sangat bangga, semoga CU Kubu Bingin kedepan semakin maju dan sejahtera. Selamat berkarya!(Ayu)

PELUANG USAHA YG NYARIS TERLUPAKAN....?

Ditengah kesibukan rutinitas yang bergemuruh, kita lupa akan sesuatu hal, apakah itu..? jawabnya adalah PELUANG USAHA. Selama ini kita terbiasa dengan zona kenyamanan, sangat jarang kita memperhatikan lingkungan sekitar kita. Terus apa hubungan lingkungan dengan peluang...? Jika kita bisa bersahabat dengan lingkungan niscaya akan membawa peluang untuk kita. Mampukah kita membaca peluang yang diberikan lingkungan kita...? Bagi mereka yang kreatif tentu saja bisa mendapatkan sesuatu dari lingkungan.
Dalam acara Komunitas Satu Visi Kubi Sabtu, 28 Agustus 2010 yang berlangsung di Kantor Koperasi Kredit Kubu Bingin pada pukul : 16.15 - 18.45 Wita, Bu Dewa Ayu Putriani (Manajer Kubi) menyampaikan makalah tentang PELUANG USAHA yang pernah didapatkannya pada Worshop WIRAUSAHA MUDA di kalangan wanita Indonesia yang diselenggarakan oleh Dekopinwil Pusat bekerjasama dengan BKWK (Badan Koordinasi Wanita Koperasi) di lingkungan Dekopinwil Provinsi Bali yang dilaksanakan di Jatinangor, Bandung - Jawa Barat pada tanggal 29 Nopember - 2 Desember 2008.
Dalam paparannya Bu Dewa Ayu menyampaikan bahwa ada peluang usaha yang nyaris terlupakan, apakah itu..? Yang ada dalam pikiran kita sebagai orang awam bahwa berwirausaha modal utamanya adalah uang, padahal ada hal yang lain lebih penting. Kita bisa berwirausaha tanpa mempergunakan modal uang tapi bisa menghasilkan uang.
Ada beberapa hal sederhana yg bisa kita lakukan agar bisa menghasilkan uang, seperti :
1. Memanfaatkan sampah
- Apa yg bisa kita andalkan dari sampah..? Sampah kita kelompokkan menjadi 2 yaitu sampah organik dan sampah plastik. Sampah organik bisa dimanfaatkan untuk pupuk pertanian dan sampah plastik didaur ulang untuk perabot rumah tangga
- Bekas pembungkus plastik bisa dikumpulkan dan diolah menjadi barang kerajinan cantik bernilai jual internasional sebagai barang ekspor ke luar negeri, contohnya : tas terbuat dari rajutan bekas bungkusan permen, molto, rinso dan pipet bisa dibuat keset, vas bunga plastik
- Kertas/kardus bekas bisa dimanfaatkan oleh cargo untuk mengepak barang
2. Memanfaatkan pernak-pernik pantai
- Mengumpulkan kerang pantai, batu krikil pantai dikemas menjadi hiasan dinding
- Potongan kayu - kayu kering untuk bingkai foto dll
3. Memanfaatkan area lingkungan rumah
- Menanam sayuran, tumbuhan sambel, buah - buahan (dapur hidup/apotik hidup)
- Menanam bunga untuk sesajen / dijual jika berkelebihan
4. Memanfaatkan hobi/bakat
- Hobi masak : membuat kue kemudian dijual, membuka warung makan sederhana
- Hobi koleksi : kamera bekas, materai, perangko, antik dll (saat ini mungkin harganya tidak mahal suatu saat nanti jika langka nilainya akan tinggi)
5. Mengumpulkan barang - barang bekas untuk didaur ulang
- Bekas botol atau kaleng - kaleng
- Paku - paku mengkarat
- Pecahan keramik/batok kelapa untuk hiasan prabot rumah tangga
- Bekas - bekas besi yang sudah mengkarat
- Bekas kompor yg rusak, dll
6. Memanfaatkan limbah rumah tangga
- Limbah cucian beras,
- Limbah ampas tahu,
- Limbah makanan yg sudah lama membusuk
semuanya limbah tersebut diatas bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman sehingga tumbuh subur, cepat berbunga dan berbuah
7. Mengumpulkan bunga kamboja bali dan dikeringkan sehingga bisa diolah menjadi dupa, minyam wangi dll
8. Memanfaatkan pecahan kaca, botol dll
Itu adalah beberapa hal yang sederhana yang bisa kita lakukan untuk menambah penghasilan keluarga, mengurangi sedikit pengangguran.

Ada sedikit tips membuka usaha :
1. Tempat usaha strategis
2. Cari tahu keunggulan pesaing kita dan kenali pesaing kita siapa saja?
3. Produk yang dijual usahakan berbeda dengan pesaing disekitar kita
4. Berikan penghargaan kepada pelanggan, seperti diskon, bonus, THR dll
5. Jangan mencari untung terlalu besar agar perputaran uang dan barang cepat laku terjual
6. Perbanyak relasi/teman bisnis
7. Promosi lewat media cetak, brosur, spanduk, benner
8. Pramuniaga harus senyum dan tampil menarik
9. Kejujuran, keuletan, menjaga kepercayaan
10. Jangan biarkan pelanggan kecewa dan berikan service atau pelayanan yg terbaik dll

Jika ingin mendapat peluang manfaatkan jangan tinggal diam, kenali lingkungan kita dan berkreasilah dan masih banyak lagi peluang - peluang lain, kuncinya cuma satu "MAU" selamat berkarya. (Ayu)

KOMUNITAS SATU VISI KUBU BINGIN


Sabtu, 7 Agustus 2010 Pukul : 14.35 wita - 16.55 Wita Kantor CU/Kopdit Kubu Bingin diramekan oleh kehadiran para pengusaha yang mana mereka adalah anggota CU Kubi. Pengusaha ini berkumpul untuk menyatukan visi dan misi membentuk sebuah komunitas yang diberi nama Komunitas Satu Visi Kubu Bingin. Anggota komunitas ini berjumlah 18 orang dan sebagai pendamping Bp Agus Thuru (Redaksi Tabloid Mentik).
Pencetus ide komunitas ini adalah salah satu anggota yunior Kubi yang baru bergabung selama 7 bulan yaitu Bp Wayan Riko Arsana yang beralamat di Bedulu Gianyar dan saat ini sedang mengelola mini market di wilayah Tengkulak Kaja Kemenuh dan Peliatan Ubud sedangkan mini marketnya di Bedulu sudah diberikan pengelolaan kepada adiknya. Sebelum pak Riko menjadi Anggota kubi, istrinya Bu Desak sudah lebih dahulu bergabung (dalam paparannya : dia hanya ingin istrinya belajar berorganisasi dan saat RAT XI Kubi di Pura Samuan Tiga Bedulu istrinya tidak bisa hadir akhirnya pak Riko yg mewakili, disanalah pak Riko tertarik untuk gabung menjadi anggota Kubi).
Gagasan ini muncul karena pak Riko ingin berpartisipasi dalam mensejahterakan anggota.
Cara mensejahterakan anggota salah satunya adalah menyatukan anggota - anggota yang sudah mempunyai usaha agar usahanya semakin berkembang dengan membentuk jejaring antar anggota/menciptakan sistem dan atau memotivasi anggota yang berkeinginan menjadi seorang pengusaha. Pak Riko mengharapkan komunitas ini hidup, ada pelatihan-pelatihan kewirausahaan, ada kerjasama antar anggota yang punya usaha, memberikan motivasi kepada calon wirausaha untuk berani berwirausaha dan tercipta sistem tanggung renteng dalam pengajuan permohonan permodalan pada kopdit/pada pemerintah.
Pengurus Komunitas Satu Visi Kubu Bingin :
1. Ketua : I Wayan Riko Arsana
2. Sekretaris : Ni Putu Junita Yundasari
3. Bendahara : Ni Wayan Simen
Dalam komunitas ini juga disepakati membayar kontribusi anggota komunitas Rp 20.000 sebagai operasional kegiatan sehingga tidak membebani CU Kubi. Dana ini akan dibuatkan rekening di CU Kubi.
Komunitas ini akan membuat sebuah peraturan khusus untuk mengikat anggota dan melancarkan kegiatan komunitas.
Para pengusaha ini sangat senang dan berterima kasih karena CU Kubi telah menyelenggarakan kegiatan tersebut semoga komunitas ini slalu hidup dan dapat memberdayakan anggota terutama pengembangan SDM.

KOMUNITAS SATU HATI CREDIT UNION


Desa Kopeng Salatiga adalah sebuah desa kecil yg terkenal dengan obyek wisatanya, warisan budaya luhur yg patut kita lestarikan.Di desa inilah kami berkumpul untuk menyatukan satu visi dan misi didalam menjawab tantangan kedepan gerakan cu se - Indonesia.
Keunikan desa ini adalah udaranya yang sangat sejuk karena dekat dengan daerah pegunungan dan sangat dingin. Jika berada dalam wilayah ini kita harus setiap saat memakai jaket agar tidak kedinginan. Karena suasananya yg dingin, menambah gairah dan selera makan.
Terbentuknya komunitas satu hati ini bukan untuk menyaingi Puskopdit akan tetapi harapan komunitas ini mampu memperkuat gerakan credit union dan terbinanya kerjasama antar manajemen credit union dalam mengelola koperasi kredit secara profesional.
Selama ini kita merasa sendirian, dengan terbentuknya Komunitas ini kita bisa saling berbagi pengalaman, menjalin persaudaraan dan menyusun strategi untuk memperkuat gerakan credit union.
Pertemuan selama 3 hari (Kamis - Sabtu, 22 - 24 Juli 2010) ini sungguh luar biasa. Jumlah peserta : 30 orang, terdiri dari manajemen dan pengurus CU dari berbagai perwakilan di Indonesia. Ada beberapa manfaat yg dirasakan peserta :
1. Menambah teman/relasi baru
2. Menambah/meningkatkan wawasan dan pengalaman
3. Beradaptasi dengan lingkungan baru
4. Menjalin silahturahmi/persaudaraan
5. Berbagi pengalaman dan memecahkan permasalahan masing2 cu
6. Menghilangkan kejenuhan
7. Memperkuat jaringan jarak jauh dengan mempergunakan media komunikasi yg canggih dll
Untuk menjalin kekompakan/penyegaran diantara peserta, diadakan outbourd (rafting) di sungai ILO dengan jarak tempuh 12,5 km. Para peserta diberikan kenang-kenangan khas Yogyakarta yaitu kain sarung dan sarung laptop.
Pertemuan seperti ini akan dilaksanakan setiap tahun, tahun 2011 akan dilaksanakan di Bali. Dalam pertemuan tersebut telah terpilih koordinator : Vivi Damayanti (CU SAWIRAN) dan Aji Prastyanto (CU LESTARI). Komunikasi jarak jauh dengan memanfaatkan media :FACE BOOK, EMAIL/YM dan WEBBLOG.

Seberapa peran Puskopdit BAG untuk anggotanya...?


Bertepatan dengan hari raya Waisak, 28 Mei 2010 Puskopdit Bali Artha Guna mengundang primer se-BAG untuk menghadiri rapat pleno yang dilaksanakan di Rumah Khalwat Tegaljaya, Dalung, Kuta, Badung. Peserta yang hadir dari unsur Pengurus, Pengawas dan Manajer. Acara berlangsung mulai pukul : 10.00 - 13.00 wita.

Ada beberapa hal yang disampaikan adalah sbb :
1. Hasil lokakarya dan RAT Inkopdit Jakarta (11 - 14 Mei 2010)
2. Pemberdayaan divisi hukum dengan pembentukan tim advokasi sebagai sarana konsultasi bagi primer yg mempunyai masalah dibidang hukum, divisi ini adalah orang pertama yang harus tahu tentang perkembangan peraturan pemerintah terbaru (khusus koperasi) dan pembiayaan divisi dan atau tim ini akan diatur melalui dana solidaritas yg sudah dikelola Puskopdit BAG
3. Primer mendukung membuat koran koperasi, memuat berita semua primer se-BAG, dengan ketua redaksi : Manajer KSP Wisuda Guna Raharja, pembiayaan dari : primer/puskopdit dan iklan
4. Pengurus, Pengawas dan Manajer agar menggunakan ANALISA PEARLS untuk mengukur kekuatan/kelemahan keuangan kopditnya
5. Tata kelola yang baik akan dibahas khusus dalam pelatihan karena materinya cukup padat
6. Sertifikasi manajer akan dilaksanakan di Bali oleh Dinas Koperasi Prov. Bali bulan Juli 2010
7. Ratnas tahun 2011 akan diselenggarakan di Bali, sebagai tuan rumah Puskopdit BAG
8. Semua jabatan staff koperasi kedepan akan disertifikasi sesuai dengan bidangnya masing-masing, diawali terlebih dahulu manajer/kepala cabang
9. Perubahan peraturan kementerian koperasi tentang penilaian kesehatan koperasi
10. Puskopdit diberikan kuasa untuk menyalurkan dana bergulir dari LPDB sebesar 10 kali dari modal sendiri Puskopdit untuk disalurkan kepada primer, khusus untuk pinjaman produktif yang sudah berjalan sesuai dengan pola kebijakan Puskopdit dengan suku bunga pinjaman : SBI + 4 % untuk Puskopdit BAG dan ditambah rate 6 % (sampai diprimer 10.5%), suku bunga pinjaman untuk primer kepada anggota disesuaikan dengan pola kebijakan kopdit masing-masing

Merupakan tugas kita semua mempersiapkan SDM karyawan koperasi lebih baik lagi sehingga kelangsungan koperasi semakin baik, semangat...mari kita perjuangkan, "BERSAMA KITA BISA"

Metirta Yatra Sebagai Ungkapan Rasa Syukur CU Kubi


Tirta Yatra, study banding dan wisata bersama pada tanggal : 23 - 26 April 2010 adalah sebuah ungkapan rasa syukur CU Kubi atas kesuksesan yang diraih selama ini. Peserta berjumlah : 43 orang terdiri dari unsur pengurus, pengawas, karyawan, mantan pengurus/karyawan dan anggota.
CU/koperasi kredit yang dikunjungi adalah CU Mandiri Probolinggo, CU Sanqti Pasuruan dan CU Sawiran. Tempat tirta yatra yang dikunjungi : Pura Rambut Siwi negara, Pura Agung blambangan, Pura Mandara Giri - Semeru dan Pura Luhur Ponten Gunung Bromo.
Objek wisata yang dikunjungi : penanjakan Gunung Bromo melihat sunrise/matahari terbit, naik kuda menuju ketinggian Gunung Bromo.
Dari perjalanan awal sampai dengan pulang banyak hal yang dapat dipetik diantaranya :
1.Mengucap syukur karena keluarga besar CU Kubi diberikan kesempatan untuk bersama-sama mewujudkan impian kebersamaan dalam suatu keluarga besar tanpa perbedaan, seperti moto : bersama menuju sejahtera
2. Membuka pola pikir kepengurusan dan anggota bahwa CU Kubi masih punya peluang untuk berkembang lebih baik lagi sehingga harus semangat dan optimis untuk maju
3. Pengembangan anggota dapat diwujudkan melalui sistem AMAL, pembukaan TP, Pendidikan dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk anggota
4. Peningkatan mutu SDM agar terus dikembangkan melalui magang, study banding, pendidikan/pelatihan, mengikuti seminar/lokakarya dll.
5. Ciptakan brand sehingga CU bisa memasyarakat/membudaya
6. Ciptakan sistem agar CU tetap aksis walaupun SDMnya berganti-ganti terutama ditingkat kepengurusan
7. Kepengurusan harus solid (kompak)
8. Suasana kantor dan lingkungan sekitarnya harus tertata dengan baik dan buatlah senyaman mungkin
9. Kesejahteraan karyawan agar diperhatikan : Jamsostek, jangan menggaji karyawan kurang
10. Ada aturan yang jelas tentang operasional dan organisasi, seperti : AD/ART diamandemen, SOP, SOM, Poljak, peraturan khusus, Renstra, Visi/Misi/Tujuan dll
Banyak hal yang harus kita lakukan untuk mencapai CU yang ideal dan menjadi PR bagi kami Kepengurusan CU Kubi untuk mewujudkan semuanya, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan anugrahnya sehingga kami dapat mewujudkan anggota yang sejahtera


Gaya Kepemimpinan Yang Tepat ...?


Memimpin organisasi memang punya seni tersendiri. Ada 4 tipe gaya kepemimpinan yang harus diketahui seorang pemimpin agar dia bisa memimpin organisasi sesuai dengan situasi dan kondisi organisasinya, diantaranya:
1. Gaya Kepemimpinan Telling (mendengar)
2. Gaya Kepemimpinan Selling (mengarahkan)
3. Gaya Kepemimpinan Delegating (mendelegasikan)
4. Gaya Kepemimpinan Dictating (memerintah)
Kita bisa saja merubah gaya kepemimpinan kita didalam situasi tertentu. Jika kita dihadapkan dengan bawahan yang kurang mengerti tentang seluk beluk organisasi, kita bisa memakai gaya kepemimpinan DICTATING. Apabila bawahan kita sudah berpengalaman, gaya kepemimpinan yang tepat adalah DELEGATING. Kadangkala sebagai pemimpin kita juga perlu mendengar keluhan bawahan, dalam situasi seperti ini kita menerapkan gaya kepemimpinan TELLING. Suatu ketika kita menyadari bawahan kita kurang memahami program kerja kita dan kita menginginkan suatu perubahan kinerja mereka, saatnya gaya kepemimpinan yang tepat adalah SELLING.
Seorang pemimpin harus bisa membaca situasi bawahan, apa sebenarnya yang mereka inginkan dari pemimpinnya sehingga mereka merasa nyaman dengan pekerjaan mereka, Tidak ada kata terpaksa dalam pikiran mereka untuk melaksanakan rutinitas kerjanya dan dengan sendirinya mereka berupaya menunjukkan hasil kerja yang lebih baik.
Sebagai seorang pemimpin kita harus selalu menyiapkan telinga, kita akan dikritik habis. Ada yang senang dan ada pula yang akan mencela. Pemimpin sejati akan selalu berpikir positif terhadap semua yang terjadi pada dirinya. Ingatlah selalu kita melayani banyak orang dan pasti kita tentu saja tidak bisa memuaskan semua orang, sebagai pemimpin kita harus punya jiwa yang besar mengambil hikmah atas semua yang terjadi.
Terpenting dalam memimpin adalah menggunakan hati nurani kita, selalu berupaya berbuat baik untuk semua orang sehingga dengan sendirinya kitapun merasakan kebahagian dan kedamaian hati. Seorang pemimpin harus terus menambah ilmunya, belajar dan terus belajar...

Evaperca Puskopdit BAG


Evaperca Puskopdit BAG dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Desember 2009 bertempat di Hotel Nirmala, di Jl. Mahendradatta Denpasar. Evaperca bertujuan mengevaluasi kinerja Pengurus dan Pengawas selama tahun buku berjalan dan menyusun rencana kerja, pola kebijakan, RAPBK tahun buku 2010. Evaperca diikuti oleh 21 koperasi primer dibawah naungan Puskopdit BAG dengan perwakilan dari unsur Pengurus, Pengawas dan Manajemen.
Sebelum evaperca dimulai, Ketua Puskopdit BAG (Bp Joniono) memberikan oleh - oleh yang Beliau dapatkan dari Puskopdit Korea. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa strategi dasar dalam pengembangan credit union adalah dengan memberikan kenyamanan, percaya kepada anggota dan melaksanakan etika koperasi. Keharusan menabung untuk persyaratan pinjaman dan mengajari anggota untuk berhemat. Jumlah tabungan sangat mempengaruhi pinjaman bukan jaminan barang /surat - surat seperti yang diterapkan dikoperasi di Indonesia.
Evaperca kali ini juga membahas tentang kerangka acuan amandemen AD dan ART untuk kopdit primer dengan menyesuaikan kondisi masing - masing.