SUBSCRIBE

Siapa Yang Bisa di Sebut Pengusaha?

Banyak hal yang dapat dilakukan seorang untuk menambah pendapatan meskipun bagi orang lain teramat sulit. Yang terpenting adalah adanya kemauan dan tekad yang kuat untuk maju demi masa depan. Ketika masa depan tidak dapat diprediksi, menyadarkan kehidupan kepada seseorang atau perusahaan tertentu sangatlah riskan. Solusi yang dapat kita pilih adalah menjadi Pengusaha, Menjadi pengusaha (entrepreneur) itu sebenarnya mudah. Mari membuka mata, telinga serta pikiran dan terpenting membuka hati untuk menggerakkan potensi entrepreneurship dalam diri kita. 

Sesunggunya menjadi seorang pengusaha tidak harus memiliki perusahaan, Semua yang dilakukan itu adalah usaha. Semua orang adalah pengusaha. Anda adalah Pengusaha. Semua bidang usaha bisa memberikan hasil yang sangat besar. Tidak ada batasan hasil usaha berdasarkan bidang usaha.

Faktor yang membedakan para pengusaha adalah MODAL yang digunakan. Berdasarkan modalnya, para pengusaha dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) kategori :

Pertama, Pengusaha 1 M adalah orang yang melakukan usahanya dengan modal 1 M, dimana M-nya adalan ME (diri sendiri), contoh :
  • karyawan
Menjadi karyawan termasuk pengusaha. Tetapi profesi ini membutuhkan jam kerja tertentu dan hasil kerja dihargai dengan gaji. Jika saat ini anda bekerja pasa suatu perusahaan, maka anda tidak mungkin bekerja menjadi karyawan di perusahaan lain
  • Penulis
Seorang penulis mengandalkan ketrampilannya merangkai kata dan memberikan jasa penulisan makalah, bahan iklan, bahan presentasi, biografi, artikel hingga buku. Hasil tulisan tersebut dihargai dalam bentuk honor yang dapat dijadikan sebagai INCOME.
Kedua, Pengusaha 2 M adalah pengusaha yang menggunakan 2 modal untuk usahanya yaitu ME dan MATERIAL. Material dalam hal ini bisa berupa uang, alat khusus, kendaraan, komputer dan sebagainya
contoh :
  • Fotografer 
Bila anda memiliki hobi fotografi dan memiliki kamera yang mendukung, tidak ada salahnya menambah pendapatan melalui profesi ini. Acara - acara yang membutuhkan jasa fotografer biasanya dilaksanakan pada hari libur
  • Pemilik Warung Internet
Memiliki warung internet juga dapat menambah penghasilan. Akan tetapi usaha ini harus menggunakan jasa orang lain untuk menungguinya, tidak bisa dilakukan hanya paruh waktu saja

Ketiga, Pengusaha 3 M, Pengusaha yang menggunakan 3 modal untuk usahanya yaitu ME, MATERIAL dan MANAJEMEN, contoh :
  • Pengusaha mini market
Tahap pengusaha 3 M ini lebih lengkap. Modal yang dibutuhkan adalah diri sendiri, material dan manajemen. Mengambil peran dalam sistem waralaba yang saat ini kian menjamur, lalu mengelolanya dengan baik, akan menghasilkan pendapatan yang baik pula.
  • Pengusaha restoran
Dimulai dari hobi makan dan memasak, profesi ini bisa berkembang menjadi pengusaha depot lalu pengusaha restoran. Bila manajemen sudah tertata dengan baik, hasil dari restoran bisa sangat menjanjikan.
Dari contoh - contoh diatas, silahkan memilih bidang usaha yang ingin ditekuni. Usaha apapun pasti bisa berhasil jika sungguh - sungguh dilakukan. Tidak perlu takut melangkah. LAKUKAN!!! LAKUKAN!!! LAKUKAN!!!

Ratusan Pengelola Koperasi Ikuti Pelatihan KUKM di Denpasar

Manajer Kopdit Kubu Bingin & Manajer Kopdit Kubu Gunung
Dalam upaya pemberdayaan sektor Koperasi & UKM, serta untuk meningkatkan kualitas dan manajemen, pengelolaan koperasi sekaligus mensosialisasikan kebijakan peraturan No. 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tentang penggunaan Lambang Koperasi Indonesia, Panitia Pelatihan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) HPP - PETA Provinsi Bali yang beralamat di Jl. Pulau Misol 44 Denpasar menyelenggarakan pelatihan KUKM pada tanggal 11 Oktober 2012 dengan tema, " OPTIMALISASI PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAGEMENT & PENGELOLAAN KOPERASI SERTA KETERAMPILAN TEKNIS ANGGOTA" yang dilaksanakan di Aula Gedung Wanita "Karya Graha" Jl. Ahmad Yani - Lumintang Denpasar, diikuti oleh ratusan pengelola koperasi  di Bali.

Pelatihan ini dibuka oleh ketua panitia penyelenggara yaitu Pande Ketut Santiyasa. Kepala UPT Diklat UKM Provinsi Bali (Ketut Rai Sukerta) hadir ditengah - tengah peserta diklat mewakili gubernur bali yang berhalangan hadir karena acara yang tidak bisa ditinggalkan. Pelatihan ini mendatangkan 2 orang narasumber dari Dinas KUKM Provinsi Bali (Ir. Tutut Tutati dan Drs. I Ketut Wijana) dan seorang narasumber dari Dewan Koperasi Indonesia  Badung (Drs. I Wayan Reta, SH.MM).

Diantara ratusan peserta yang hadir, Kopdit Kubu Binginpun ikut berkontribusi didalamnya, dengan mengirim 2 orang peserta yaitu Dewa Ayu Putriani selaku Manajer Kopdit Kubu Bingin dan I Komang Mertha selaku Wakil Ketua Pengurus Kopdit Kubu Bingin. Ini adalah salah satu bentuk partisipasi didalam meningkatkan wawasan SDM pengelola koperasi, disamping juga bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap panitia penyelenggara yang telah mengundang Kopdit Kubu Bingin secara resmi

Tujuan kegiatan pelatihan ini yaitu pertama meningkatkan pengetahuan pengurus dan partisipasi aktif anggota, kedua meningkatkan pengetahuan pengurus, pengawas, karyawan, manajer dalam pengelolaan koperasi, ketiga meningkatkan pemahaman pengurus dan pengawas terhadap dinamika dan partisipasi anggota sebagai "buah" dari pendidikan anggota dan menjadikan anggota yang berpartisipasi aktif sebagai kekuatan serta pengelolaan koperasi sesuai dengan kepentingan & kebutuhan anggota, keempat meningkatkan kemampuan manajemen bisnis koperasi dan keterampilan teknis usaha anggota.

Sebagai bentuk keikutsertaan dalam acara tersebut, panitia penyelenggara telah memberikan sertifikat pelatihan kepada seluruh peserta (Ayu)

Apa Tolak Ukur Penilaian Kinerja Manajer CU?

Suatu kasus ada temuan dari atasan (sebut saja SI A) saat pengecekan administrasi absensi, manajer (Sebut SI B) dibeberapa tempat ada yang kurang disiplin (telat datang kekantor). Pada suatu hari SI B ini dipanggil atasan "Kenapa anda datang kekantor sering telat?" SI B ini menjawab : "Saya harus melayani anggota dirumah (disekitar wilayah tempat tinggal saya karena mereka meminta pelayanan saya), "jawabnya lirih". Mengapa harus anda yang melayani, anda kan masih punya bawahan? kenapa anda tidak datang pagi saja kekantor dahulu untuk absensi kemudian mengulang lagi u/ melayani anggota tersebut atau anda bisa menugaskan bawahan anda untuk mengambil tagihan itu? SI B menjawab lagi : anggota minta pelayanan saya dan mereka datang konsultasi kerumah, apakah saya harus meninggalkan mereka dan datang kekantor untuk absen sementara situasinya seperti itu dan kadangkala mereka menitip transaksi karena karyawan tidak bisa melayani mereka karena situasi juga (anggota kerja), pada saat bawahan berkunjung kerumah. Kadangkala Manajer mendapat telepon dadakan dari anggota "agar berkunjung kerumahnya" apakah ia menabung/membayar angsuran pinjaman. Kadang ketemu dijalan bisa terjadi transaksi pembayaran.

Manajer sering dituntut efisensi waktu dan biaya, bagaimana caranya mengatur agar semua berjalan dengan baik.

Manusiawi juga ada anggota yang kritis "hanya mau menabung dan angsur pada manajer" terlepas dari argumentasi mereka tapi inilah realita. Tingkat kepercayaan anggota memang terkadang lebih tinggi kepada manajer daripada ke karyawan (survey dilapangan), kadangkala anggota menabung pada kolektor mereka akan nelpon ke SI B (manajer), apakah uang saya sudah diterima / masuk ?

Secara aturan / mekanisme memang datang telat (kurang disiplin) akan tetapi hendaknya seorang atasan (Pengurus/Pengawas) bisa membaca situasi dilapangan, melihat realita yang ada. Sebagai seorang manajer, kita ingin memberikan yang terbaik untuk lembaga dan anggota. Pelayanan yang prima kepada anggota merupakan nilai jual untuk bersaing dijaman globalisasi. Seorang manajer tidak hanya duduk manis dibalik layar kadang ia juga perlu kelapangan (kros cek tanpa sepengetahuan karyawan untuk mencari informasi) sehingga ia bisa memberikan masukan kepada bawahan tentang hasil kerja mereka dilapangan dan disini manajer akan banyak menerima keluhan dari anggota.

Disinilah peran seorang manajer, pada suatu hari dia bisa sebagai pemimpin dan suatu ketika dia sebagai seorang pelayan. Sangat berbeda peranannya dengan seorang karyawan karena dia seorang pekerja. Seorang manajer, ia memikirkan kelangsungan lembaga, mempertahankan citra dan tanggungjawab.

Apakah dengan datang pagi kekantor terus duduk manis diatas meja disebut seorang manajer yang teladan? Apakah cukup disitu tolak ukur menilai suatu kinerja seorang manajer? Pada saat manajer juga pulang paling akhir pernah diperhitungkan? Pernahkah kinerja manajer diberikan penghargaan? Manajer kerja lembur juga tidak mendapat uang lembur tapi ia tetap melakukan pekerjaannya dengan penuh tanggungjawab.

Kenapa saat ia datang telat terus dipermasalahkan, padahal ia melakukan ini u/ memberikan pelayanan yang terbaik untuk anggota"bukan membela diri". Inilah keluhan yang sering terdengar dari manajer.Bukan berarti manajer "benar 100 %" dengan argumentasinya, tentunya atasan (pengurus/pengawas) melihat riil dilapangan seperti apa.

Memang betul "manajer" harus bisa memberi contoh / teladan yang baik untuk bawahannya (karyawan) sehingga karyawan tidak mengikuti jejaknya (datang kekantor juga telat). Dalam situasi tertentu pasti ada tenggang rasa tapi jika rutinitas sering terlambat itu jelas kurang disiplin. Memang mengungkap "ALASAN" itu pembelaan diri namun seorang atasan juga perlu tahu "Alasan" untuk mengungkap kebenaran sehingga bisa memberikan selusi.

Disinilah dituntut kecerdasan seorang manajer, dia sebagai seorang yang harus memberikan tauladan/contoh yang baik untuk bawahan, disituasi lain ia juga harus menjaga image/citra organisasi/lembaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada anggota dan ia juga nyaman dengan kesehariannya sebagai seorang manajer (bukan beban).Posisi seorang pemimpin memang serba dilematis, ada yang suka gaya kepimpinannya dan ada juga yang tidak puas dengannya. Semakin tinggi kedudukan seseorang bukannya ia semakin dihormati namun secara lahiriah dia paling rendah posisinya (ia melayani semua).

Seorang manajer itu serba "Terjepit" begini salah, begitu salah. Atasan menekan, bawahan menerkam (gosip). Tapi terlepas dari semuanya kita hidup untuk melayani sesama. Pada dasarnya semua akan berjalan baik dan lancar jika ada saling pengertian, memahami satu dengan yang lain, komunikasi yang baik sehingga tidak mudah dipengaruhi / dihasut oleh orang lain yang ingin "mencari keuntungan" dan memecah persaudaraan yang telah kuat.

Senyum, Cepat dan Tuntas


Persaingan yang semakin ketat didunia keuangan, merubah pola pikir manajemen untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk anggota. Didalam kesehariannya CU KUBI kini hadir dengan moto pelayanan : Senyum, Cepat dan Tuntas (mekenyem, gelis lantur uwusan). Motto ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja manajemen dalam memberikan pelayanan kepada anggota ataupun calon anggota (masyarakat luas).
Anggota adalah raja/pemilik dan sudah semestinya kita sebagai pengelola CU (kopdit) harus memberikan yang terbaik kepada mereka bukan malah sebaliknya.
Makna dari motto ini sangatlah sederhana :
1. Senyum : memperlihatkan wajah yang ceria, ramah sehingga akan menambah suasana keakraban/kekeluargaan dengan anggota dan bahkan membawa daya tarik tersendiri,
2. Cepat : pelayanan yang cepat/ tidak terlalu rumit/tidak bertele-tele adalah harapan dari semua orang dalam segala hal apalagi dalam situasi yang darurat dan pelayanan seperti ini yang harus ditumbuhkembangkan dikopdit (CU)
3. Tuntas : tidak ada penundaan dalam memberikan pelayanan, pastikan semua terselesaikan dan anggota merasa puas dengan pelayanan kita
Marilah kita bangun CU / Kopdit sehat, kuat dan terpercaya dan itu dapat diwujudkan dengan merubah pelayanan kita kepada anggota/calon anggota.
Suasana kekeluargaan/keakraban antara manajemen/pengurus/pengawas dengan anggota akan menciptakan rasa memiliki CU/Kopdit sehingga tujuan Kopdit dapat terwujud yaitu kesejahteraan bersama

Training Kader Management

Menumbuhkan semangat berkoperasi dan komitmen bersama diantara keluarga besar management Puskopdit Bali Artha Guna Denpasar maka diadakan Training Kader Management selama 3 hari (tertanggal 14 - 16 Agustus 2009) bertempat di monumen Nasional Makam Pahlawan Margarana, dengan melibatkan peserta sebanyak 28 orang (10 orang laki-laki dan 18 orang perempuan) dengan pendamping dari manajemen primer T1V 2004 (mbak nana, pak agung dan pak purnawan) dan fasilitator Puskopdit (Bp Jack Mudastra, Bp Wayan Widastra, Bp Ketut Mudana, Bp Lilik, Bp W. Puger) dan seluruh manajemen Puskopdit BAG sebagai pendamping.
Peserta dikelompokkan menjadi 4 kelompok (masing-masing kelompok 7 orang) yaitu :
- Kelompok 1 bernama Panda
- Kelompok 2 bernama Mawar
- Kelompok 3 bernama Cendrawasih
- Kelompok 4 bernama Matahari
Peserta diberangkatkan dengan naik kendaraan roda empat full AC (truk) pada pukul : 13.30 Wita.
Setibanya ditempat, perlengkapan masing-masing peserta dilakukan penggeledahan (HP, perhiasan, pakaian dan perlengkapan yang tidak diperlukan disita dan diamankan panitia).
Semua kegiatan peserta dilaksanakan di wantilan sebelah barat dan wantilan sebelah timur untuk panitia.
Acara training kader management dibuka oleh Ketua Pengurus Puskopdit BAG ( Bp Joni) dan beliau menyatakan tidak bisa mendampingi seluruh kegiatan training karena persiapan BAG Cup.
Adapun kegiatan dari peserta selama 3 hari adalah :
1. Acara pagi : olah raga
2. Acara malam : renungan kehidupan dan renungan khusus dimakam pahlawan margarana pada tanggal 16 Agustus 2009 sebagai tanda penghormatan kepada jasa-jasanya bagi bangsa dan negara Indonesia.
3. Acara inti :
- Motivasi
- Pengetahuan berkomunikasi yang baik
- Leadership/kepemimpinan
- Pengetahuan tentang dasar-dasar koperasi kredit
- outbound (13 game dengan pemaknaan koperasi), yang dilombakan :
1. Game mencari anggota (7 jenis kacang-kacangan dan beras hitam disebar direrumputan) dan masing - masing peserta agar mengumpulkan 10 buah untuk satu jenis kacang dan yang amat sulit dikumpulkan adalah beras hitam (perumpamaan anggota yang kaya) maknanya :
agar koperasi tetap eksis kita harus memiliki anggota yang beragam jenis profesi
2. Game Survei Produk ; peserta diperlihatkan berbagai macam jenis produk, hapalkan dan tuliskan (25 buah produk)
Maknanya : kita harus bisa mengenali produk saingan kita dan yang cocok diterapkan dipasaran sehingga produk kita tetap laku dipasaran
3. Game Komunikasi : komandan regu diperlihatkan tulisan dan menyampaikan keanggotanya dan anggota yang ke -7 menuliskan apa yang mereka dengar
Maknanya : memilih orang yang tepat untuk memimpin dan pemimpin agar dapat menyampaikan pesan kepada anggotanya dengan benar sehingga tidak terjadi miss komunikasi yang mengakibatkan target tidak tercapai.
4. Game Irigasi : peserta diberikan koran dan diharapkan air mengalir diatas koran dan ember penuh berisi air.
Maknanya : Pentingnya sebuah jaringan organisasi untuk melindungi lembaga
5. Game LKSB : peserta diharapkan menempelkan perkiraanya sesuai dengan posisinya : aktiva, passiva, pendapatan dan biaya
Maknanya : manajemen harus bisa tahu tentang LKSB
6. Game Menara : peserta membuat menara setinggi-tingginya dan kuat
Maknanya : koperasi kita agar tahan dari berbagai goncangan dan diharapkan menjadi yang terbaik
7. Game Viva Air Bocor : peserta agar mampu mengeluarkan bola kecil yang ada didalam viva air
Maknanya : team management harus kompak dan terus menggali potensi yang ada, mencari terobosan/strategi jitu dalam mencapai target yang ditetapkan pengurus
8. Game Strushjump : peserta melompat dari ketinggian
Maknanya : menumbuhkan kepercayaan diri dan melatih keberanian
9. Game Jaring Laba-laba : peserta diharapkan bisa melewati jaring-jaring laba-laba tanpa harus bersentuhan dengan jaring tersebut.
Maknanya : Koperasi punya aturan dan manajemen harus dapat melaksanakan aturan tersebut dan tidak boleh melanggarnya seperti : AD, ART, poljak, SOM dan SOP
10. Game Tali bersilang terbuat dari tali plastik
Maknanya : dalam menyelesaikan kredit masalah diperlukan strategi, memang sangat sulit dilakukan pemecahannya namun tetap ada selusi untuk menyelesaikannya.
11. Game Rapat : peserta menyusun gambar yang tergunting dan bibir peserta ditutup dengan latban
Maknanya : dalam sebuah rapat kita tidak harus banyak bicara, banyak memakai pikiran dan jika ada ide/gagasan baru bicara dan koperasi agar mengadakan kerjasama
12. Game memindahkan resiko : bola dipindahkan ke goul dengan hanya mempergunakan tali plastik yang dipersiapkan oleh panitia
Maknanya : untuk mengamankan asset anggota, koperasi agar membuat terobosan untuk memperkecil resiko dengan memindahkannya kepada pihak lain seperti asuransi
13. Game Menjaga Citra : peserta mengambil bola dilumpur
Maknanya : mempertahankan citra kopdit agar tetap yang terbaik
4. Acara selingan :
- Pementasan drama setiap masing-masing kelompok dan diperlombakan
Yang meraih juara dalam perlombaan drama adalah :
1. Juara Umum : kelompok Mawar
2. Juara Kedua : kelompok Matahari
3. Juara Ketiga : kelompok Panda
4. Juara Keempat : kelompok Candrawasih
- Penyegaran oleh panitia,
- Setiap kelompok menyebutkan yel-yel kelompoknya,
- Setiap kelompok menyanyikan lagu kegemarannya dan dinyanyikan pada saat kelompokkanya memenangkan game (outbound).
- Pemberian hadiah untuk setiap kelompok yang memenangkan game pada saat outbound
1. Juara Umum : kelompok Panda
2. Juara kedua : kelompok Mawar
3. Juara ketiga : kelompok Cendrawasih
4. Juara keempat : kelompok Matahari
5. Acara penutup :
- Peserta menjawab pertanyaan sesuai dengan yang diberikan panitia (evaluasi tentang kejujuran masing-masing peserta)
- Peserta diharapkan menulis nama teman disebelah kanannya dan menuliskan kritik tentang prilakunya selama 3 hari dan menuliskan 5 macam kebaikan teman sebelah kirinya
- Peserta diharapkan mengkritik kepanitiaan
- Peserta diharapkan menuliskan hal-hal yang paling berkesan selama training
- Peserta mendapatkan sertifikat training
- Peserta menyanyikan lagu kemesraan
- Peserta dan panitia foto bersama sebelum meninggalkan tempat
6. Acara Rekreasi
Peserta dan panitia berekreasi bersama ke Alas Kedaton sambil menikmati detik-detik akhir kebersamaan didalam training kader management sehingga tetap menjadi kenangan yang berharga bagi setiap pribadi peserta.

Oleh : Dewa Ayu Putriani




Menampilkan Sesuatu Yang Berbeda


Tidak seperti biasanya setiap hari Senin, Manajemen mengadakan pertemuan mingguan sebagai evaluasi atas kinerja rutin. Karena hari senin merupakan libur nasional, maka manajemen melaksanakan rapat pada hari Selasa, 21 Juli 2009. Rapat berlangsung selama 45 Menit, dimulai pukul : 08.30 - 09.15 Wita dan dipimpin langsung oleh Manajer (Dewa Ayu Putriani) dengan doa bersama terlebih dahulu.
Adapun yang dibahas dalam rapat tersebut :
1. Hasil rapat pengurus Jumat, 17 Juli 2009
2. Evalusi masing-masing manajemen
3. Rencana Tindak lanjut selama seminggu.

Adapun hasil rapat manajemen, Selasa 21 Juli 2009 adalah sbb :
1. Dana yang mengendap dibank agar segera ditransper ke Puskopdit sebagai sibuhar, mengingat bunga BCA sangat kecil, sisihkan saldonya Rp 20.000.000,- untuk likuiditas
2. Bagian kredit agar lebih meningkatkan profesional kinerjanya karena tanggungjawabnya semakin besar.
3. Apabila manajemen (bagian kredit) mengalami kesulitan tentang pinjaman segera konsultasikan ke Manajer, apabila belum mendapat penyelesaian konsultasikan dengan pengurus bagian kredit
4. Survei dilakukan oleh manajemen bagian kredit, apabila meragukan silahkan menghubungi tim kredit dari pengurus
5. Penjualan sepeda motor shogun tidak tergesa - gesa agar koperasi tidak rugi
6. Apabila kolektor ada titipan uang dari anggota (angsuran pinjaman yang bermasalah) agar segera memberikan tanda terima berupa slip masuk dengan menuliskan jumlah uang yang disetorkan keanggota, mengenai perinciannya menyusul selanjutnya
7. Bagian kredit agar lebih cepat dalam memberikan respon atas permohonan pinjaman anggota yang masuk dan usahakan memberikan pelayanan yang cepat, sampaikan keanggota agar melengkapi segera persyaratan pinjaman sehingga proses pinjaman tidak terlalu lama.
8. Setiap karyawan agar mengetahui semua persyaratan pinjaman koperasi sehingga tidak salah memberikan informasi kepada anggota
9. Kolektor dan bagian kredit agar mengadakan kerjasama dalam penagihan pinjaman bermasalah
10. Tingkatkan promosi keanggota dan sarankan penabung untuk menjadi anggota kopdit
Demikian rapat manajemen ditutup dengan doa penutup, dipimpin oleh Manajer (Dewa Ayu Putriani).

Memulai dari hal yang paling sederhana

Pada hari Senin, 13 Juli 2009 Manajemen Kopdit Kubu Bingin mengadakan pertemuan kembali untuk evaluasi atas kinerja selama seminggu. Pertemuan dibuka dengan doa oleh Bp Wayan Laba dan acara selanjutnya dipimpin oleh Dewa Ayu Putriani.
Pertemuan (briving) berlangsung selama 30 menit, dimulai Pukul : 08.30 Wita - 09.00 Wita

KUNCI KEGAGALAN ADALAH BANYAK ALASAN, MENGANGGAP DIRI PALING HEBAT DAN SERING MENYALAHKAN ORANG LAIN

Ada beberapa hal yang disepakati bersama :
1. Setiap karyawan membuat uraian tugas rutinitas selama sebulan secara tertulis
2. Setiap kolektor membuat target kunjungan harian secara tertulis
3. Tanggal 16 Juli 2009 laporan masing-masing karyawan secara tertulis sudah dimeja manejer dan disampaikan pada rapat pengurus
4. Setiap kolektor membuat kas harian termasuk teller
5. Setiap karyawan melaporkan secara tertulis atas permasalahan yang ditemui dilapangan dan kiat-kiat yang dilakukan untuk memecahkan permasalahan tersebut
6. Setiap kunjungan yang gagal kepada anggota / calon anggota agar dibuatkan laporan secara tertulis
7. Setiap karyawan harus bisa mengoperasikan komputer dan bisa membuat laporan secara tertulis
Demikian pertemuan manajemen berlangsung secara singkat dan diharapkan memberikan kontribusi yang besar untuk kemajuan Kopdit Kubu Bingin.

Pernikahan Wayan Eka Sri W


Tepatnya pada hari Kamis, 2 Juli 2009 salah satu manajemen Kopdit Kubu Bingin yaitu Wayan Eka Sri Wijayanti melangsungkan pernikahannya dengan I Kadek Supayana. Pernikahan pasangan muda ini berlangsung di rumah Wayan Eka S.W di Tengkulak Kelod, Kemenuh, Gianyar. Pernikahan mereka mungkin agak berbeda dengan pernikahan yang umumnya karena sebagai istri (Eka) berkedudukan sebagai Kepala Keluarga (Purusa) dan suami (Pradana). Umunya pria melamar wanita tapi ini sebaliknya. Melihat kondisi Eka Sri W. adalah anak tunggal sehingga menjadi tumpuan harapan orang tuanya.
Pernikahan ini dihadiri oleh seluruh keluarga besar Eka dan Supayana dan cukup meriah karena ada acara potong gigi dan pewetonan gede untuk seluruh sepupu Eka.
Pengurus, Pengawas dan Manajemen menghadiri pernikahan kedua pasangan muda ini dengan penuh hikmat. Pengurus & manajemen terpaksa meninggalkan tempat walaupun upacara pernikahan belum selesai.
Seluruh keluarga besar "Kopdit Kubu Bingin" mengucapakan :

"SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU SEMOGA BAHAGIA DAN RUKUN SLALU "

MEMUPUK KEBERSAMAAN MELALUI SENAM DAN KERJA BAKTI


Setiap hari Sabtu sudah menjadi budaya/rutinitas manajemen Kopdit Kubu Bingin untuk kerja bakti bersama untuk membersihkan ruangan dan halaman kantor Kopdit Kubu Bingin. Melihat ruangan bersih dan halaman depan kantor yang asri menyejukkan suasana hati. sehingga selalu tercipta pikiran yang positif.

Seusai kerja bakti, dilanjutkan dengan penyegaran seluruh organ tubuh melalui senam santai. Tujuannya agar otot - otot tubuh yang kaku selama seminggu bekerja agar tidak kaku/rileks. Suasana santai membuat pikiran tidak terlalu tegang, masalah - masalah yang dialami dengan sendirinya akan pudar.

Manajemen berkomitmen bahwa salah satu cara memupuk kebersamaan intern adalah salah satunya adalah senam dan kerja bakti bersama. Didalam jiwa yang sehat terdapat pikiran yang cerdas. Kerja bakti dan senam dilakukan selama 1 jam, mulai pukul : 08.00 - 09.00 Wita.

Merubah Strategi dan Pola Pikir


Menindaklanjuti hasil keputusan rapat pengurus, kamis 18 Juni 2009 agar manajemen setiap hari melaksanakan briving, pagi sebelum melaksanakan aktifitas rutin, sore hari (evaluasi kinerja) sebelum pulang kantor.
Pada hari Senin, 22 Juni 2009 manajemen mengawali briving yang dimulai pukul : 08.00-09.00 Wita, dipimpin oleh Manajer (Dewa Ayu Putriani) dan dibuka dengan doa oleh Ni Made Sudarsani.
Hasil dari pertemuan tersebut :
1. Pelayanan kepada Anggota
a. Tata cara menerima anggota :
add. 1.a. Saat menerima anggota datang kekantor, karyawan berdiri dengan senyum, sampaikan salam, tawarkan bantuan, akhiri dengan ucapan terima kasih dan tawarkan kembali apa yang bisa dibantu (buat kesan)

b. Tata cara menerima telepon
add.1.b. Saat menerima telepon, gunakan bahasa yang lugas, singkat dan jelas
Ucapkan salam A(selamat pagi, siang ..), sebutkan nama kantor, sebutkan nama yang menerima telepon, tawarkan bantuan (ada yang bisa kami bantu), tanyakan dari mana, nama penelpon, pesan yang hendak disampaikan (termasuk no. telepon sipenelpon) , akhiri dengan ucapan terima kasih

c. Hargai anggota/calon anggota/pihak lain yang berkunjung kekantor
add.1.c. Saat anggota/calon anggota/pihak lain berkunjung kekantor koperasi hendaknya karyawan bersikap profesional (tegur sapa itu penting), selalu tawarkan bantuan, buat pelanggan kita senang mengunjungi kantor koperasi, ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
Manajemen agar menjaga sikap/prilaku kita saat anggota berkunjung kekantor koperasi karena anggota kita sensitif

2. Kebersihan dan kesehatan
Kebersihan adalah tanggungjawab semua karyawan tidak hanya petugas kebersihan. Aturlah agar tempat kerja anda agar selalu bersih dan rapi baik pada saat bekerja ataupun sebelum anda meninggalkan ruangan kerja anda. Dengan membiasakan hidup bersih terpola hidup sehat. setiap hari sabtu, mulai tanggal 27 Juni 2009, semua karyawan kerja bakti membersihkan halaman dan ruangan koperasi sekaligus ada acara olahraga bersama.

3. Kinerja manajemen
Untuk mencapai target asset 5 M ditahun 2009 manajemen harus bekerja keras dan merubah strategi dan pola pikir lama sehingga dapat mencapai target tersebut. Manajemen optimis, semua hal dapat diwujudkan apabila manajemen kompak dalam menyusun strategi dan berkomitmen untuk selalu berupaya agar koperasi kredit kubu bingin terdepan didalam segala bidang.
Untuk pencapaian target tersebut, setiap personil karyawan harus menguasai produk koperasi dan ditahun ini diadakan spesialisasi pertanggungjawaban dari masing-masing produk koperasi.
- Wayan laba : pertumbuhan keanggotaan
- Sri utari : peningkatan pengelolaan keuangan (kemandirian), sisuka dan sihara
- Eka : Simpanan pensiun
- Sudarsani : peningkatan pengelolaan pinjaman, kelalaian pinjaman diusahakan dibawah 5 % dari pinjaman beredar
- Dewa Ayu Putriani : blog dan control

4. Briving selanjutnya dipimpin secara bergiliran dengan tema yang berbeda dan ditunjuk sekretaris untuk mencatat hasil setiap briving. Tujuannya agar masing - masing karyawan bisa memimpin rapat.

Demikianlah hasil briving awal dari manajemen Kopdit Kubu Bingin

Mulanya Hanya Iseng ' "Akhirnya Jatuh Cinta"


Om Swastyastu,....!!!!!
Maaf Mengganggu sebentar ya!! Saya minta waktu sebentar aja buat memperkenalkan diri saya. Pertama kita mulai dari nama dulu! Nama saya Ni Kadek Sudarsani (nama panjang lho) tapi orang- orang sering memanggil saya dengan "dek dar" kalau kalian mau memanggil saya, panggil itu aja ya..?kayak banyak kenal aja tuh. Saya lahir di Br. Tegalbingin, Tanggal 07 Juni 1982, Pendidikan terakhir saya lulusan SMU, rencana mau ke jenjang yg lebih tinggi gak bisa, biasa karena terbentur biaya. Status saya sudah duoble, punya anak dua lagi! Kalau Hobby suka makan lawar sama rujak, maklum anak asli bali. Sekarang saya tinggal di Br. Batannancak - Mas - Ubud, karena saya nikah disana! Sudah dulu tentang profil saya, sekarang kita lanjut ke pengalaman saya di kopdit ya....

* Saya mulai kerja di kopdit pada bulan Juni 2002, bulan depan genap 7 th, pertama saya di kasi tahu ada lowongan di kopdit oleh sepupu saya yang juga kerja di kopdit tapi sekarang sudah tidak bekerja lagi dikopdit. Selama 6 Bulan menaruh lamaran kerja di kopdit, saya baru di panggil. Pertama kerja saya dapat bagian kolektor. Saya Menjadi kolektor selama 5 th. Saya senang sekali jadi kolektor karena saya bisa ketemu dengan anggota, apalagi anggota kopdit kubu Bingin orangnya ramah, semua kayak keluarga sendiri. Dan mulai tahun 2008 saya berpindah jabatan 'kayak pejabat penting aja' sekarang saya bertugas sebagai Bagian Kredit. Bagian Kredit serem sekali ya ? namanya kerjaannya gampang, tapi kalau di bilang gampang kok rasanya susah. O..ya kalau mau pinjam hubungi saya aja ya!!!!! Walaupun berat saya sangat mencintai dan enggan lari kelain hati (maksudnya nyari kerjaan yg lain).

Kesan saya selama kerja di kopdit: saya sangat bersyukur sekali karena diterima kerja di kopdit kubu bingin. Kopdit Kubu Bingin telah banyak membantu saya memenuhi segala kebutuhan saya dan keluarga. dan keharmonisan sesama karyawan dan anggota benar2 berjalan dengan baik.

Pesan saya : Majulah dan tetap jaya Kopdit Kubu Bingin!
udah dulu lain kali kita lanjut lagi, nanti kalau tampang saya jelek jangan di komentari ya!!! Makasi atas waktunya.
" Om Santi Santi Santi OM"
Promosi sedikit gak pa..pa kan demi kopdit kubu bingin.

Rahasia sebuah beban


Hallo.... pecinta blog... kenalan yuk...!! Nama saya Eka Sri Wijayanti, saya berasal dari Banjar Tengkulak Mas - Kemenuh - Gianyar, letaknya tidak jauh dari kopdit Kubu Bingin. Kalau ke Kantor Kopdit Kubu Bingin, boleh aja mampir ..... saya punya warung. Saya lahir pada tgl 10 Agustus 1988, hoby saya jalan-jalan n belanja,, ....!!!
Sebelum saya bekerja di Kopdit Kubu Bingin, saya sempat kuliah di salah satu kampus di Denpasar, yaitu Wearnes Education Center, saya mengambil jurusan administrasi dan akuntansi, padahal sebenarnya saya tidak begitu suka dengan akuntansi karena dunia kerja lebih menuntut hal itu makanya mau tak mau saya harus belajar.....jadi sedikit beban. Setelah saya bekerja di Kopdit Kubu Bingin saya mulai mengerti akan pentingnya pendidikan akuntansi dan administrasi, meskipun sedikit ribet n memeras otak tapi gak apa lah yang penting pendidikan itu bermanfaat untuk saya sekarang.
Mengenai status saya masih single.. Kesan saya tentang Kopdit Kubu Bingin adalah saya sangat senang bekerja disini karena di sini hubungan karyawan dan anggota sifatnya kekeluargaan dan juga hubungan sesama teman karyawan sangat harmonis, meskipun kadang-kadang ada sedikit cekcok tapi bisa di selesaikan secara baik.
Pesan saya terhadap Kopdit Kubu Bingin ini semoga bisa maju terus dan trus berkembang.

Ngak salah jurusan


Para pembaca blog yang saya sayangi, ijinkan saya menyampaikan sedikit profile saya. Nama saya Ni Kadek Sri Utari, biasa di panggil dek sri. Saya lahir di di Medahan, Gianyar tgl. 18 Juni 1989. Jadi umur saya sekarang kurang lebih ya 20 tahun. Hobi saya nyayi, tapi banyak orang yang bilang dari pada saya nyanyi, lebih baik saya diam saja. He......he......he......Saya tamatan Sekolah SMK N 1 Gianyar tahun 2007. Lulus dari sana, saya sempat kerja di sebuah counter HP. Tapi saya hanya betah kerja di sana hanya 1.5 bulan saja. Karena kerjaannya kebanyakan bengongnya. Sekarang saya sudah kerja di Koperasi Kredit Kubu Bingin sebagai kasir. Itu lo.... kerjaan yang suka ngitung- ngitung uang. Tapi sayangnya bukan uang sendiri. Saya sangat senang dengan pekerjaan yang saya geluti sekarang. Karena waktu SMA saya mengambil jurusan Akuntansi, jadi kan ngak salah jurusan dengan pekerjaan sekarang. Oya, saya baru menikah lo, tgl 01 Maret 2009 kemarin, jadi udah nggak buka lowongan lagi. Saya Menikah di Pejeng Gianyar. Suami saya kerja di RSUP Sanglah, sebagai teknisi. Kehidupan saya sekarang sangat bahagia, karena saya dan suami sedang menanti anak pertama kami. Demikian ya profile saya, atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih. bey........bey.........

Kehidupan didua dunia



Mau tahu profil saya?.........
Nama saya : wayan suparmi, saya dilahirkan karena orang tua saya yang saling mencintai. Saya lahir di Gianyar, 23 Januari 1981. Hoby saya seperti layaknya ibu rumah tangga... mau tahu apa itu ? masak....!! Makanya saya gendut. Saya sudah menikah dan dikaruniai dua orang anak, anak pertama saya perempuan namun sudah meninggal. Sedangkan anak kedua adalah laki-laki yang saat ini saya sayangi.
Saya lulusan : D1 perhotelan, jurusan FB Service, tapi kok bahasa inggrisnya tak lancar ya... jadi malu nih!! Karena body saya yang semampai (semeter tak sampai) yang melatarbelakangi saya tidak bisa diterima dihotel. Saya punya pengalaman kerja1 tahun di perkapalan Bali Marina di Benua tahun 2002 sebagai cleaning service. Karena kondisi saya yang kurang fit (sesak nafas) sehingga saya harus mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya terpaksa mengambil pekerjaan kasar (kuli bangunan). Kemudian saya mencoba untuk melamar pekerjaan di Hardys Gianyar selama 1 bulan sebagai pramuniaga (hanya sebagai tenaga sementara menggantikan karyawan yang hamil).
Mau tahu kenapa saya sampai terjun sebagai karyawan koperasi kubu bingin?
Awalnya saya mendapatkan informasi dari salah satu anggota kubu bingin, ada lowongan kerja, akhirnya saya mencoba melamar. Saya sebenarnya tidak yakin dan kurang percaya diri karena skill saya untuk koperasi sangat kurang. Tapi saya terus mencoba, berusaha dan berkeyakinan untuk memotivasi diri saya sendiri. Wah...hampir aja putus asa... pingin mundur aja.... baru 2 bulan training kok susah ya.....Karena dukungan teman-teman akhirnya saya tidak jadi mundur, sudah kepalang basah........dan susah mencari teman seperti di koperasi ini, orangnya sabar, tabah dan tidak kenal menyerah. Itulah yang membuat saya bisa bertahan sampai saat ini.
Ada kesan yang saya rasakan selama menjadi karyawan kubu bingin. Saya dikirim selama 10 hari untuk magang di CU Sawiran Malang Jawa Timur. Tahu nggak ternyata disana saya ketemu dan bertatap muka langsung dengan setan........ah..ah.ah...jadi ngeri ....takut,....
Setan itu mengajak saya agar mau tinggal selamanya disana. Sampai saat inipun saya masih terbayang-bayang wajah setan itu. Selain belajar, saya juga diajak jalan-jalan sama GM CU Sawiran (Bp Kokok Budianto) untuk mengunjungi TP CU Sawiran. Dari sanalah saya banyak belajar mengenai CU.
Sebagai karyawan kubu bingin yang ditugaskan sebagai tenaga kolektor tentunya saya punya tanggungjawab yang besar untuk mempromosikan kubu bingin agar dikenal oleh masyarakat luas. Saya akan berusaha bekerja dengan sebaik-baiknya dan tak henti-hentinya belajar untuk meningkatkan kualitas skill saya. Harapan saya, semoga Kopdit Kubu Bingin semakin sehat, anggotanya semakin banyak sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan semua karyawan khususnya dan mensejahterakan anggota pada umumnya. (Dewa ayu Putriani)

Anak desa terdampar di koperasi


Saya adalah anak paling tertua diantara 3 bersaudara. Nama saya : I Wayan Laba, saya tinggal di Br. Tengkulak Mas, Kemenuh, Gianyar. Usia saya saat ini 37 tahun. Hoby saya : jalan- jalan. Pendidikan terakhir adalah SLTP Widya Darma Kemenuh Tahun 1988. Saya memiliki seorang istri dan 3 orang anak. Anak pertama saya seorang perempuan, sekolah di SMK Gianyar, jurusan Pariwisata. Anak saya yang kedua berusia 11 tahun sedang duduk di kelas 5 SD. Sedangkan anak saya yang ketiga berusia 5 tahun, belum bisa sekolah mengingat ekonomi saya pas-pasan
Karena kemampuan ekonomi orang tua belum memadai, maka saya tidak bisa melanjutkan kesekolah yang lebih tinggi. Untuk mengisi kekosongan seharian saya, akhirnya saya putuskan untuk bekerja sebagai pengrajin patung sampai akhirnya saya bertemu dengan Koperasi Kredit Kubu Bingin. Awalnya saya memberanikan diri untuk melamar pekerjaan di koperasi sebagai tenaga kebersihan, tetapi sayangnya pengurus (Wy Sukra) mengatakan kepada saya belum saatnya mencari tenaga kebersihan karena kantornya kecil cukup karyawan yang bersihkan.
Karena manajemen koperasi kewalahan dalam mengambil tugas kebersihan, akhirnya saya dipanggil menghadap manajer. Berdasarkan kesepakatan saya diberi gaji sesuai dengan kemampuan koperasi. Karena keinginan saya untuk mencari pengalaman kerja diluar rumah dan meningkatkan pendapatan keluarga walaupun itu belum maksimal. Dengan semangat kerja dan dukungan keluarga saya berusaha memperkenalkan koperasi dilingkungan sekitar rumah saya. Walaupun saya belum menjadi karyawan tapi saya komitmen untuk ikut mepromosikan Koperasi Kredit Kubu Bingin sesuai dengan kemampuan yang saya miliki dan tak henti-hentinya saya bertanya kepada manajer bagaimana caranya melobi kepada masyarakat agar tertarik bergabung dengan Koperasi Kredit Kubu Bingin. Manajer menumbuhkan kepercayaan diri saya sehingga saya berani tampil kemasyarakat walaupun pendidikan saya kurang menunjang.
Setelah saya mulai memperkenalkan koperasi, ternyata respon masyarakat cukup baik sehingga memudahkan saya untuk mencari anggota dan penabung.
Saya mulai bekerja tanggal 7 April 2008. Saya diposisikan sebagai tenaga kebersihan selama 8 bulan. Mulai 2 Januari 2009 sampai sekarang, diposisikan sebagai tenaga umum (kolektor merangkap kebersihan).
Sejak saya bekerja sebagai kolektor, beban tanggungjawab semakin berat. Setiap pagi dari pukul : 06.30-07.30 wita saya membersihkan halaman dan kamar mandi. Pukul : 08.30 - 14.30 Wita saya melaksanakan tugas saya sebagai kolektor. Pukul : 15.30 Wita saya datang kekantor koperasi untuk membersihkan ruangan kantor dan menutup pintu kantor. Sekitar Pukul : 18.30 Wita saya bertugas menyalakan lampu kantor dan tak lupa setiap ada waktu senggang dimalam hari saya sempatkan untuk mengontrol koperasi dari luar kantor.
Kesan-kesan saya selama menjadi karyawan di Koperasi Kubu Bingin, saya jadi bisa bergaul dengan banyak orang yang sebelumnya mengurung diri dirumah saja. Awalnya saya takut bepergian keluar wilayah gianyar, karena tidak tahu jalan. Untuk menumbuhkan kepercayaan diri saya, manajer mengajak saya mengenal lingkungan lain, seperti ; Puskopdit BAG, Rumah Khalwat Tegaljaya, mengunjungi anggota di Denpasar. Dari perjalanan tersebut, saya bisa membandingkan antara kehidupan orang gianyar dengan denpasar. Dengan ketekunan dan modal tekad untuk memajukan Koperasi Kredit Kubu Bingin, harapan saya kesejahteraan keluarga saya dapat ditingkatkan. (Dirangkum oleh Dewa Ayu Putriani)

Meniti Kehidupan


Saya adalah satu satu manajemen Kopdit Kubu Bingin, akrabnya saya dipanggil dewa ayu. Nama lengkap saya : Dewa Ayu Putriani. Saya lahir di Gianyar, 19 Maret 1981. Hoby saya : curhat dan menulis. Saya adalah anak pertama dari Dewa Ketut Raka dan Desak Made Raiani. Kehidupan orang tua saya adalah seorang pedagang. Sejak kecil (usia 6 tahun) saya ditinggal orang tua laki saya menikah. Anehnya ditempat kerja saya yang baru di Tengkulak Kelod, Desa Kemenuh, Gianyar saya harus bertemu dengan keluarga bapak saya yang baru. Sebelumnya keluarga saya di Medahan Gianyar tidak ada komunikasi dengan keluarga bapak saya yang baru di Tengkulak Kelod. Sejak saya bekerja di koperasi kredit kubu bingin yang berlokasi ditempat bapak saya tinggal sekarang, hubungan saya dengan keluarga bapak yang baru menjadi lebih baik. Sejak kecil saya hidup dari kasih sayang seorang ibu. Saya adalah saudara tertua dari empat bersaudara. Dengan alasan karena ibu saya tidak bisa punya anak lelaki akhirnya bapak menikah lagi. Syukurlah pada istrinya yang kedua bapak saya mendapatkan apa yang menjadi mimpinya. Dari istri kedua bapak saya punya anak perempuan satu dan dua anak laki-laki.

Hidup dalam kesederhanaan dan mau menerima kenyataan hidup sudah mendarah daging dalam hati saya. Dengan kesabaran dan cinta kasihnya ibu saya menghidupi keluarga kami. Bapak saya tidak pernah pulang dan pernah memberikan nafkah. Saya & Ibu harus berjualan keliling agar bisa makan dan sekolah. Saya masih ingat waktu duduk di sekolah SMP N 1 Gianyar, setiap hari saya harus berjualan dikelas sampai saya pernah dipanggil guru BP. Guru BP merasa terketuk hatinya melihat kerja keras saya.

Setelah tamat dari SMP saya akhirnya memikirkan untuk melanjutkan kesekolah kejuruan yaitu populernya tahun itu SMEA dan saat ini sudah berganti nama dengan SMK N I Gianyar. Saya mendapat jurusan Tata Usaha bidang studi kesekretariatan. Saya senang dan bangga sekali karena prestasi saya sejak SD untuk dapat juara kelas, ditingkat SMEA terulang kembali. Saya tidak bayar SPP karena saya dapat bea siswa. Saya juga pernah mewakili SMEA untuk lomba keahlian dibidang kesekretariatan seluruh SMEA di tingkat Bali di SMKN 4 Denpasar. Sebenarnya waktu itu saya tidak ada persiapan sama sekali karena saya masih proses PKL (Praktek Kerja Lapangan) di Dinas Sosial Gianyar. Tapi saya berusaha untuk tampil dan mencari pengalaman. Walaupun saya tidak dapat juara tapi dalam hati saya bangga. Bagaimana tidak saat lomba itu kita betul-betul dihadapkan seperti bekerja di suatu kantor. Kita diberikan komputer untuk mengerjakan persoalan kantor seperti membuat surat penawaran, kita harus komunikasi yang baik dengan telepon, berpakaian seperti layaknya seorang sekretaris, semua gerak - gerik kita dinilai. Disana saya ketemu dengan anak-anak jenius tapi saya heran kebanyakan dari mereka dari keluarga yang sederhana. Kenapa ya...?

Setelah lulus dari SMK N I Gianyar saya rencana mau melanjutkan ke perguruan tinggi (UNUD) karena dari nilai saya sudah lulus UMPTN. Tapi sayangnya saya harus mengalah karena ibu saya belum mampu membiayanya. Akhirnya setelah selesai ujian saya ada tawaran kerja di Kopdit Kubu Bingin (training) oleh Bp. Made Subagia. Tepatnya tanggal 7 Mei 1999 saya mulai bekerja di Kopdit Kubu Bingin yang berlokasi di Br. Tegalbingin, Desa Mas Ubud - Gianyar. Saat saya menjadi karyawan, anggota koperasi saat itu baru 41 orang dan tidak ada penabung dari calon anggota kecuali Kalpika Art Studio. Waktu itu Manajer Kopdit Kubu Bingin adalah Bp Emanuel Frans Supriyanto dan Bp Gusti Ngurah Nuraga karyawan Yayasan Kosayu Cab. Dps yang diperbantukan di Kopdit Kubu Bingin. Sebagai karyawan koperasi saya tidak hanya mengurus koperasi tapi saya harus memasak untuk karyawan kalpika dan mengembangkan kalpika lewat tenun ikat bekerjasama dengan Bu Marina yang berlokasi saat itu di Hotel Hibah Ubud.

Saya masih ingat saat itu pernah menanyakan kepada Bp Frans apa itu Kopdit/CU? Tanggapan bp Frans saat itu : Credit Union berasal dari kata Credere yang berarti kepercayaan. Anggota memberikan kepercayaan kepada koperasi untuk mengelola keuangan mereka dan koperasi menjaga kepercayaan anggota dengan memberikan pelayanan yang baik dan menjaga keamanan keuangan mereka dengan baik. Terus saya bertanya lagi, apa saja keunggulan CU, jawabnya : DAPERMA. Saya terus lagi bertanya? Kenapa keanggotaan disini hanya sedikit sekali, apakah hanya untuk kalangan seniman saja, kapan berkembang? Jika penabung tidak ada dari calon anggota darimana sumber modal koperasi? Akhirnya dengan lugas Bp Frans menjawab : coba anda dekati keluarga dulu, untuk menabung dulu dan ajak mereka gabung menjadi anggota CU. Sebelum mensosialisasikan kepada orang lain sebagai karyawan tentunya saya menjadi anggota terlebih dahulu. Kemudian ibu saya, paman, nenek, saudara saya dekati dan teman terdekat.

Setahun saya menjadi karyawan kopdit tepatnya pertengahan Maret 2000 saya diberikan kesempatan untuk mengikuti Loknas Inkopdit di Hotel Sahid Raya Solo. Saya kaget disana karena saya peserta termuda. Wah ... saya senang sekali karena baru pertama kali menginjak wilayah Jawa dan tidur di hotel berbintang. tahun 1999 - 2002 saya menjadi kolektor merangkap kasir juga bantu pak gusti Nuraga. Tahun 2002 - 2005 Ketua yang menjabat pada waktu itu Bp. Hadi Siswanto beliau mempercayakan saya sebagai koordinator dan Bp Gusti Nuraga sebagai Bendahara. Tahun 2005 -2007 saya memegang jabatan sebagai Kepala Operasional. Tahun 2008 - sekarang Manajer. Bermodalkan ketekunan dan kerja keras adalah motivasi hidup saya. Saya akan berusaha menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada saya dan terus belajar untuk meningkatkan kualitas hidup saya.

Yang perlu digaris bawahi adalah memimpin itu tidak mudah karena pemimpin tidak mungkin bisa menyenangkan hati semua orang. Kesalahan bawahan menjadi beban moril bagi pemimpinnya. Hendaknya kita menghargai pemimpin kita karena seorang pemimpin yang bijak akan selalu memikirkan kesejahteraan bawahannya. Itulah sedikit profile hidup saya .... yang menjadikan saya seperti sekarang ini. Sesuatu mimpi memerlukan perjuangan. Tawakal dan berdoa kunci kesuksesan dalam meraih suatu impian. Terima kasih

Suasana Baru di Kehidupan Perkoperasian


Bertepatan dengan hari raya Waisak, Sabtu, 9 Mei 2009 Bendahara (E. Frans Supriyanto) mengadakan penyegaran untuk manajemen Kopdit Kubu Bingin. Salah satu manajemen yaitu Kadek Sri Utari (teller/kasir) tidak bisa hadir karena ada upacara keluarga. Ada beberapa hal yang dibicarakan pada kesempatan siang tersebut, diantaranya :
1. Penampilan :
Karyawan harus berpenampilan menarik, tetap senyum, ramah, menyapa anggota yang datang dengan sopan santun dan tak kalah pentingnya penampilan ruangan kantor harus nyaman dan tertata dengan baik
2. Pelayanan
Karyawan harus memberikan pelayanan kepada anggota dengan hati yang tulus, cepat dan berikan kesan berbeda saat anggota/calon anggota meninggalkan kantor koperasi
3. Pembelajaran
Internet yang disediakan dikantor koperasi hanya untuk pendidikan dan diharapkan semua karyawan dapat menulis semua kegiatan anggota untuk ditampilkan diwebblog, belajar face book, email dan YM. Kopdit Kubu Bingin boleh saja kecil tetapi dalam IT kita nomor satu di lingkungan Puskopdit BAG
4. Kebersamaan
Kerja keras manajemen saat ini cukup baik dan tingkatkan terus diharapkan ditahun ini asset bisa mencapai 5 M. Apabila hal tersebut bisa terwujud maka sebagai ucapan puji syukur kehadapan Tuhan, seluruh manajemen akan diajak metirta yatra ke Lumajang dan keliling jawa. Sesuatu yang mustahil bisa saja terjadi, maka dengan kebersamaan kita semoga Tuhan meridoi dan kita dapat mewujudkan apa yang menjadi target kita ditahun ini.
5. Budaya
Pukul 16.00 Wita tidak lagi menjadi budaya manajemen Kopdit Kubu Bingin untuk pulang kantor karena harus memasukan berita ke webblog terlebih dahulu.
6. Kepedulian
Untuk kepentingan bersama karyawan harus mau peduli dengan lingkungannya. Apabila temannya belum dapat menyelesaikan pekerjaan rutinnya dikoperasi maka wajib untuk membantu agar pekerjaan selesai dengan tepat waktu. Begitu juga dalam memberikan pelayanan kepada anggota dikantor, apabila anggota banyak yang antre jangan hanya mengandalkan teller saja karyawan yang lain juga wajib ikut menangani. Kesan yang baik dalam melayani anggota akan membuat mereka mau datang kembali.

Diposkan oleh Manajemen (Dewa Ayu Putriani)